Leave Your Message
Penggunaan natrium tripolifosfat dalam industri dan untuk konsumsi.
Berita

Penggunaan natrium tripolifosfat dalam industri dan untuk konsumsi.

24 Juni 2024

Natrium tripolifosfat adalah sejenis senyawa anorganik, berupa bubuk kristal putih, larut dalam air, larutan alkali, merupakan polifosfat linier amorf yang larut dalam air. Natrium tripolifosfat memiliki fungsi pengkelat, suspensi, pendispersi, gelatinisasi, pengemulsi, penyangga pH, dll. Senyawa ini dapat digunakan sebagai aditif utama deterjen sintetis, pelembut air industri, zat penyamak kulit, zat pewarna, katalis sintesis organik, aditif makanan, dll. Jadi, apa saja penggunaan umum natrium tripolifosfat dalam industri dan makanan?


Penggunaan umum natrium tripolifosfat:
1. Terutama digunakan sebagai bahan pembantu untuk deterjen sintetis, sebagai sinergis sabun, dan untuk mencegah pengendapan dan pembentukan lapisan es pada lemak sabun batangan. Memiliki efek pengemulsi yang kuat pada minyak dan lemak pelumas, dan dapat digunakan untuk menyesuaikan nilai pH cairan sabun penyangga.
Natrium tripolifosfat merupakan zat pembantu yang sangat penting dan unggul dalam deterjen, dan fungsi utamanya dapat diringkas sebagai berikut.
① Pengikatan ion logam
Air cucian sehari-hari umumnya mengandung ion logam berat (terutama Ca2+, Mg2+). Selama proses pencucian, ion-ion ini akan membentuk garam logam yang tidak larut dengan zat aktif dalam sabun atau deterjen, sehingga tidak hanya konsumsi deterjen meningkat, tetapi juga kain setelah dicuci memiliki warna abu-abu gelap yang tidak menyenangkan. Natrium tripolifosfat memiliki sifat pengkelat yang sangat baik untuk ion logam berat, yang dapat menghilangkan efek buruk dari ion logam tersebut.
② Meningkatkan peran pelarutan gel, emulsifikasi, dan dispersi
Kotoran sering mengandung sekresi manusia (terutama protein dan zat lemak), tetapi juga mengandung pasir dan debu dari dunia luar. Namun, natrium tripolifosfat memiliki efek pembengkakan dan pelarutan pada protein serta berperan sebagai larutan koloid. Untuk zat lemak, ia dapat mendorong emulsifikasi. Ia memiliki efek suspensi dispersif pada partikel padat.
③ efek penyangga
Natrium tripolifosfat memiliki efek penyangga basa yang besar, sehingga nilai pH larutan pencuci dipertahankan sekitar 9,4, yang kondusif untuk menghilangkan kotoran asam.
④ Peran mencegah penggumpalan
Deterjen sintetis bubuk memiliki sifat higroskopis, misalnya jika disimpan di tempat dengan kelembapan tinggi, akan terjadi penggumpalan. Deterjen yang menggumpal sangat tidak nyaman digunakan. Heksahidrat yang terbentuk dari natrium tripolifosfat setelah menyerap air memiliki karakteristik kering. Ketika terdapat banyak natrium tripolifosfat dalam formula deterjen, hal itu dapat mencegah fenomena penggumpalan yang disebabkan oleh penyerapan kelembapan dan menjaga bentuk deterjen sintetis tetap kering dan berbutir.


2. Pemurnian dan pelunakan air: natrium tripolifosfat mengkelat ion logam dengan ion logam dalam larutan Ca2+, Mg2+, Cu2+, Fe2+, dll., untuk menghasilkan khelat yang larut, sehingga mengurangi kesadahan, dan banyak digunakan dalam pemurnian dan pelunakan air.


3. Pelembut kulit: melembutkan kulit sayuran dan buah dengan cepat, mempersingkat waktu memasak, dan meningkatkan tingkat ekstraksi pektin.


4. Zat anti-perubahan warna, pengawet: dapat mendorong penguraian vitamin C dan pemudaran warna, perubahan warna, dapat mencegah pembusukan daging, unggas, ikan, untuk memperpanjang masa penyimpanan makanan.


5. Agen pelindung pemutih, penghilang bau: meningkatkan efek pemutihan, dan dapat menghilangkan bau akibat ion logam.


6. Agen antiseptik dan bakteriostatik: menghambat pertumbuhan mikroorganisme, sehingga berperan sebagai antiseptik dan bakteriostatik.


7. Pengemulsi, pendispersi pigmen, zat anti-delaminasi, zat pengental: mendispersikan atau menstabilkan suspensi zat yang tidak larut dalam air untuk mencegah adhesi dan kondensasi suspensi.


8. Penyangga dan pengawet yang kuat: Mengontrol dan mempertahankan kisaran pH yang stabil, yang dapat membuat makanan terasa lebih lezat. Mengontrol keasaman, tingkat keasaman.


9. Zat penahan air, zat pelunak, zat pengempuk: memiliki efek yang meningkatkan protein dan globulin, sehingga dapat meningkatkan hidrasi dan retensi air pada produk daging, meningkatkan penetrasi air, mendorong pelunakan makanan dan meningkatkan kualitas makanan, serta menjaga cita rasa makanan yang baik.


10. Zat anti-aglutinasi: Dalam produk susu, zat ini dapat mencegah penggumpalan susu saat dipanaskan, dan mencegah pemisahan protein susu dan air lemak.


11. Cat, kaolin, magnesium oksida, kalsium karbonat dan preparat suspensi industri lainnya sebagai dispersan.


12. Alat Bantu Pewarnaan.


13. Dispersan lumpur pengeboran.


14. Industri kertas menggunakannya sebagai zat anti-minyak.


15. Sebagai bahan penghilang getah dalam produksi keramik.


16. Bahan pra-penyamakan di pabrik penyamakan kulit.


17. Zat pelunak air boiler industri.

Produsen dan Pemasok Natrium Tripolifosfat (STPP) Grosir | EVERBRIGHT (cnchemist.com)