Peran zat pengkelat dalam produk pencuci
Chelate, yaitu senyawa khelat yang terbentuk dari zat pengkelat, berasal dari kata Yunani Chele, yang berarti cakar kepiting. Chelate seperti cakar kepiting yang menahan ion logam, yang sangat stabil dan mudah untuk melepaskan atau menggunakan ion logam tersebut. Pada tahun 1930, khelat pertama disintesis di Jerman - khelat EDTA (asam etilendiamin tetraasetat) untuk pengobatan pasien keracunan logam berat, dan kemudian khelat dikembangkan dan diterapkan dalam pencucian kimia sehari-hari, makanan, industri, dan aplikasi lainnya.
Saat ini, produsen utama agen pengkelat di dunia meliputi BASF, Norion, Dow, Dongxiao Biological, Shijiazhuang Jack, dan lain sebagainya.
Kawasan Asia-Pasifik merupakan pasar terbesar untuk zat pengkelat, dengan pangsa pasar lebih dari 50% dan perkiraan ukuran pasar lebih dari US$1 miliar, dengan aplikasi utama di industri deterjen, pengolahan air, perawatan pribadi, kertas, makanan dan minuman.

(Struktur molekuler agen pengkelat EDTA)
Agen pengkelat mengendalikan ion logam dengan cara mengkelat ligan ganda ion logam dengan kompleks ion logam untuk membentuk senyawa pengkelat.
Dari mekanisme ini, dapat dipahami bahwa banyak molekul dengan banyak ligan memiliki kemampuan khelasi tersebut.
Salah satu yang paling umum adalah EDTA di atas, yang dapat menyediakan 2 atom nitrogen dan 4 atom oksigen karboksil untuk bekerja sama dengan logam, dan dapat menggunakan 1 molekul untuk membungkus ion kalsium yang membutuhkan 6 koordinasi dengan erat, menghasilkan produk yang sangat stabil dengan kemampuan khelasi yang sangat baik. Khelator lain yang umum digunakan termasuk natrium fitat seperti natrium glukonat, natrium glutamat diasetat tetranatrium (GLDA), asam amino natrium seperti metilglisin diasetat trinatrium (MGDA), dan polifosfat serta poliamina.
Seperti yang kita ketahui, baik di air keran maupun di badan air alami, terdapat plasma kalsium, magnesium, dan besi. Ion-ion logam ini, jika menumpuk dalam jangka panjang, akan membawa dampak berikut pada kehidupan kita sehari-hari:
1. Kain tidak dibersihkan dengan benar, sehingga menyebabkan penumpukan kerak, pengerasan, dan penggelapan warna.
2. Tidak ada bahan pembersih yang sesuai pada permukaan keras, dan terdapat endapan kerak.
3. Endapan kerak pada peralatan makan dan gelas
Kesadahan air mengacu pada kandungan ion kalsium dan magnesium dalam air, dan air sadah akan mengurangi efek pencucian. Dalam produk deterjen, zat pengkelat dapat bereaksi dengan ion kalsium, magnesium, dan logam lainnya dalam air, sehingga melunakkan kualitas air, mencegah plasma kalsium dan magnesium bereaksi dengan zat aktif dalam deterjen, dan menghindari pengaruhnya terhadap efek pencucian, sehingga meningkatkan efektivitas produk pencuci.
Selain itu, zat pengkelat juga dapat membuat komposisi deterjen lebih stabil dan kurang rentan terhadap penguraian saat dipanaskan atau disimpan dalam waktu lama.
Penambahan zat pengkelat pada deterjen cucian dapat meningkatkan daya pembersihnya, terutama di daerah-daerah yang efek pencuciannya sangat dipengaruhi oleh kesadahan air, seperti di wilayah utara, barat daya, dan daerah lain dengan kesadahan air tinggi. Zat pengkelat juga dapat mencegah noda air dan kotoran menempel pada permukaan kain, sehingga deterjen cucian lebih mudah meresap dan menempel pada permukaan pakaian, sekaligus meningkatkan efek pencucian. Selain itu, deterjen juga dapat meningkatkan keputihan dan kelembutan pakaian, serta memberikan hasil yang tidak terlalu kusam dan kering.
Dalam pembersihan permukaan keras dan peralatan makan, zat pengkelat dalam deterjen dapat meningkatkan kemampuan pelarutan dan dispersi deterjen, sehingga noda dan kerak lebih mudah dihilangkan, dan kinerja intuitifnya adalah kerak tidak akan tersisa, permukaan lebih transparan, dan gelas tidak akan dilapisi lapisan air. Zat pengkelat juga dapat berikatan dengan oksigen di udara untuk membentuk kompleks stabil yang menghambat oksidasi permukaan logam.
Selain itu, efek pengkelat dari zat pengkelat pada ion besi juga digunakan dalam pembersih pipa untuk menghilangkan karat.













